Kolom Sosial Politik
Oleh Ridhazia
ALIH-alih membicarakan hal serius mengenai evaluasi kilang-kilang Pertamina yang terbakar dan meledak, anggota Komisi VII DPR dari Partai Gerindra mengeluhkan sulitnya mendapatkan sumbangan sarung dari PT Pertamina (Persero).
Wakil rakyat itu mengeluh saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Pertamina di Senayan. Rencananya sarung itu akan dibagikan kepada rakyat menjelang lebaran.
Kurang Sedekah
Nyambung dengan permintaan sarung, wakil rakyat dari Golkar malah menduga-duga musibah ledakan yang terjadi di Pertamina baru-baru ini bisa saja karena perusahaan migas ini kurang dalam bersedekah.
Tetapi Dirut PT Kilang Pertamina Internasional Taufik Aditiyawarman justru mengatakan salah satu penyebab ledakan kilang Dumai karena kebocoran gas hidrogen.
Berapa gaji anggota DPR?
Berdasarkan Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015, gaji anggota DPR RI Rp 4.200.000.
Namun ada pula tunjangan yang diterima dan nilainya lebih tinggi daripada nominal gaji tersebut. Hal ini selaras dengan pernyataan Krisdayanti pada 2021 di kanal YouTube Akbar Faizal.
Besaran gaji yang diterimanya lebih dari nominal tersebut yakni Rp16 juta. Bahkan setiap tanggal 5 Rp 59 juta. Ditambah lagi dana aspirasi Rp450 juta lima kali dalam setahun, Rp140 juta selama delapan kali dalam setahun.*
Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati komunikasi sosial politik, bermukim di Panyawanhan, Cileunyi Kabupaten Bandung, Jawa Barat.





