Daerah

Jalan Lingkar Utara Jatigede Buka Akses Ekonomi Masyarakat, Dony Ahmad Munir: Perjuangan Panjang Melelahkan

143views

Sumedang, BANDUNGPOS.ID – Pemerintah pusat telah menganggarkan Rp 56,4 miliar untuk pembangunan Jalan ingkar Utara Jatigede mulai dari Blok Karamat-Gunung Julang sampai dengan Jalan Sumedang-Wado.

Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede tersambung dengan Jalan Sumedang-Wado di Pasir Ringkik, pada Tahun 2023 ini.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam keterangannya, Kamis (12/1) mengatakan, sebuah perjuangan yang panjang dan melelahkan.

“Akhir Tahun 2018, saat Sekjen Kementerian PUPR saat itu Ibu Anita Firmanti ke Bendungan Jatigede untuk penanaman pohon, kami langsung mengajukan proposal pembangunan Jalan Lingkar Utara,” ujar Dony.

Kendati Bendungan Jatigede lokasinya berada di Sumedang, tetapi manfaat yang paling besar untuk luar Sumedang.

Untuk pembangunan tersebut, warga Sumedang harus berkorban kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, sawah, kebun dan lainnya,” katanya.

Maka, Sumedang juga harus mendapatkan manfaat dan sejahtera dari proyek strategis nasional itu.

“Gayung bersambut, Tahun 2019, Pemkab Sumedang menyiapkan proposal dan pembangunan dimulai Tahun 2020 dengan alokasi anggaran Rp. 38 miliar oleh Kementrian PUPR. Namun karena Pandemi Covid-19, alokasinya terpangkas untuk penanganan Covid menjadi Rp 27 miliar,” tuturnya.

Ia mengatakan, pembangunan fisik jalan dengan titik 0 Kilometer di Kampung Eretan, Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede menuju Blok Ramping Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu sepanjang 3,8 Kilometer dimulai Mei 2020.

“Alhamdulillah saat pandemi Covid waktu itu masih bisa membangun infrastruktur,” ungkapnya. (Eks/BP)

Leave a Response