Sumedang, BANDUNGPOS.ID: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melarang menkonsumsi jajanan ciki ngebul (Cikbul) yang dicampur nitrogen cair. Cikbul itu diduga dapat menyebabkan keracunan bagi yang mengkonsumsinya.
Sejalan hal itu, Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan mendatangi Madrasah Ibtidaiyah Assalam di Sumedang Selatan guna mensosialisasikan surat edaran Kemenkes tentang larangan mengkonsumsi Cikbul pada Jumat (20/1/23).
Berdasarkan edaran itu kepolisian bersama Dinas Kesehatan terkait melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sumedang terkait larangan mengkonsumsi Cikbul itu.
“Berdasarkan surat edaran Kemenkes tentang larangan konsumsi ciki ngebul, kami Polres Sumedang bersama sama dinas terkait telah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat yang paling utama sosialisasi ke seluruh sekolah agar tidak memakan cemilan Cikbul serta memperjualbelikannya,” himbau Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan.
Menurut Indra Setiawan, Kemenkes RI menilai ciki yang dicampur nitrogen cair diluar standar operasional prosedur (SOP) jajanan yang sehat dan baik serta dapat menyebabkan keracunan bahkan kematian.
Indra berharap masyarakat terutama pihak sekolah mematuhi surat edaran Kemenkes RI tentang larangan konsumsi ciki ngebul itu.
“Saya berharap sampai ada keputusan lebih lanjut dari Kemenkes RI, masyarakat dan pihak sekolah mematuhi surat edaran mengenai larangan konsumsi ciki ngebul ini,” harap AKBP Indra Setiawan. (Eks/BP)





