Agama

KH. Mamat Komarudin, “Tahun Baru Islam Momentum Untuk Introspeksi Diri”.

127views

 

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Memasuki hari Jumat pertama di bulan Muharram 1445 H. Masih dalam momen Tahun Baru Islam. Mesjid Raya Al-Fathu Soreang di Minggu pertama Jum’at 3 Muharam 1445 Hujriyah mengelar Shalat Jum’at dengan khotib KH. Mamat Komarudin S.Pdi., Jum’at (21/07)

Dalam khutbahya KH. mamat menguraikan, semua umat Islam memasuki tahun baru 1.445 Hijriyah. Tahun baru tersebut bagi umat Islam sebagai momentum untuk introspeksi diri.

“Untuk itu marilah saling menghitung amal baik dan amal buruk yang telah kita lakukan selama ini. Introspeksi diri ini penting kita lakukan untuk perbaikan amalan di masa mendatang. Yang buruk mari kita hilangkan dan dirubah menjadi baik. Bagi yang sudah baik mari kita tingkatkan agar menjadi lebih baik lagi. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang beruntung,” imbuh Mamat

Selain Untuk inropeksi diri juga pada tanggal 10 Muharam banyak keistimwaan.
Dalam sebuah hadits kita dapat melihat bahwa ternyata tanggal 10 Muharram merupakan tanggal yang istimewa dalam sejarah kenabian.

Dalam riwayat disebutkan beberapa peristiwa penting pada 10 Muharram yakni:

Nabi Nuh AS. Umatnya yang ingkar, kufur dan syirik dihancurkan serta dibinasakan oleh Allah swt, dengan banjir topan selama enam bulan lamanya. Setelah banjir surut, kemudian Nabi Nuh as dan pengikut-pengikutnya berjumlah kurang lebih 80 orang turun dari kapal dengan aman serta selamat tepat pada tanggal 10 Muharram.

Nabi Ibrahim AS keluar dengan selamat dari api unggun yang dinyalakan Raja Namrud untuk membakarnya, tepat pada tanggal 10 Muharram. Allah telah memerintahkan api unggun itu untuk menjadi dingin sehingga nabi Ibrahim tidak terluka sedikitpun. Allah berfirman

قُلْنَا يَا نَارُ كُونِى بَردًا وَسَلاَمًا عَلَى إِبْرَاهِيْمَ.

Kami telah berfirman, “Wahai api jadilah dingin dan selamat atas Ibrahim.” (QS: Al Anbiya 69).

Nabi Musa AS dan ummatnya mendapat kemenangan dan keselamatan dari Allah swt. dengan hancurnya Fir`aun beserta bala tentaranya yang ditenggelamkan Allah di lautan tepat pada 10 Muharram. Karena itu setiap 10 Muharram Nabi Musa berpuasa dengan menghaturkan syukur kepada Allah swt.

Nabi Adam AS, diampuni serta menerima taubatnya setelah memakan buah khuldi, yang menyebabkan beliau dikutuk oleh Allah SAW dan diturunkan ke dunia ini. Dengan kesalahan itu beliau bertaubat selama bertahun – tahun lamanya. (ID/BNN)

Leave a Response