Daerah

Kisah Pilu Dibalik Mendekap Maros

Kisah Pilu Dibalik Mendekap Maros

192views

MEMBENTANGKAN kisah hidup adalah cerita yang menarik, kisah ini  seperti dituturkan H.A.S.Chaidir Syam,. S.I.P,.M.H, Bupati Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan,  dalam berbagi kisah inspiratif tentang masa-masa kecilnya ketika ditinggalkan ayahnya, Andi Syamsuddin, cerita penuh historis tersebut dikisahkan di depan ibu-ibu  PKK  Kabupaten Maros dan Ormas Perempuan, beberapa waktu lalu di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.   Diceritakan,  tatkala ditinggalkan oleh sang  ayah akhirya Chaidir remaja hanya diasuh seorang oleh ibunya tercinta, Hj.Andi Nadjemiah. Sebagai anak satu-satunya, pemuda Chaidir  ketika itu  bercita-cita menjadi dokter, namun rupanya nasib berceriya lain, pemuda Chaidir ternyata dalam skenario hidupnya  diterima di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol Unhas.

Dirinya sadar setelah sepuluh tahun meninggalkan Unhas, rupanya ia ditakdirkan terlibat di panggung politik, dan  ujungnya terpilih menjadi Bupati Maros, itulah kisah tokoh pejabat publik penerima penghargaan tertinggi Nugraha Jasadharma Perpustakaan Nasional RI ini.

Karena itu, Chaidir Syam, menekankan pentingnya silaturahmi. Karena menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) silaturahmi adalah mengikat persahabatan atau persaudaraan. Substansi pengertian ini memberikan pembelajaran kepada kita bahwa setiap manusia pada prisnsipnya bersahabat dan bersaudara. Selain memperkuat hubungan relasi sosial, silaturahmi menjadi kekuatan yang amat dahsyat, itulah prinsip hidup seorang Chaidir.  Jabatan yang membanggakan orang nomor satu di Kabupaten Maros, itu  ialah ketika  Chaidir Syam diberikan amanah menduduki posisi penting sebagai  Ketua DPRD Kabupaten Maros, dan  terbesit dalam gagasannya, bahwa ia ingin Kabupaten Maros menjadi  barometer olah raga  berkuda di kancah nasional.

“Sebagai Bupati Maros, saya tetap menjaga silaturahmi sampai ke akar rumput. Selain saya terbiasa turun ke masyarakat, silaturahmi sifatnya abadi, tanpa jabatan apapun silaturahmi wajib jalan terus,” kata Chaidir Syam di sela-sela acara yang digelar PKK Kabupaten Maros, juga dirangkaikan penyerahan buku karya Chaidir Syam,” Mendekap Maros” kepada Pengurus PKK Kab.Maros, PKK Kecamatan, PKK Desa dan Kelurahan se- Kabupaten Maros. “Saya berharap dengan buku ini, bisa menjadi perekat keluarga. Jadikan buku sebagai sahabat keluarga,” kunci Chaidir Syam merendah.

Kehadiran Bupati Maros, Chaidir Syam saat itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Maros, Hj.Ulfiah Nur Yusuf Chaidir  yang juga Bunda Baca Maros, dalam untaian peyerahan bukunya kepada pengurus Ormas Perempuan di Maros. Event mengesankan itu dihadiri kurang lebih 500 orang dari berbagai Ormas perempuan Kab.Maros.**(RM/BNN)

 

Leave a Response