
Oleh Kin Sanubary
Majalah Jakarta Jakarta terbitan 30 tahun silam, menampilkan sampul muka Ida Royani, pesohor cantik era tahun 70-an. Ida Royani dikenal sebagai seorang model, bintang film, penyanyi dan perancang busana. Dikenal sebagai pasangan nyanyi dan main film tokoh Betawi, Benyamin Sueb.
Majalah Jakarta Jakarta dikenal sebagai sebuah majalah berita bergambar yang memuat foto-foto dan gambar-gambar penuh artistik. JJ menampilkan berbagai nama dan peristiwa yang menjadi buah bibir era tahun 80-90an dengan motto yang cukup terkenal “panas gambarnya-hangat beritanya”
IDA ROYANI
Ida Royani bernama asli Ida Daniar, lahir di Jakarta 24 Maret 1953. Era tahun 70-an Ida Royani dikenal sebagai pasangan duet Benyamin Sueb di film maupun di panggung pertunjukan. Dikenal luas sebagai pelantun lagu-lagu Gambang Kromong, melahirkan lagu-lagu terkenal seperti Gambang Kromong, Di sini Aje dan Hujan Gerimis.
Film-filmnya cukup digemari penonton, seperti Tarsan Kota dan Benyamin Biang Kerok. Ida Royani menikah dengan musisi Keenan Nasution yang dikenal sebagai pimpinan grup band Gank Pegangsaan. Kini Ida Royani aktif sebagai seorang perancang busana dan tegabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang rutin menyelenggarakan peragaan busana setiap tahun. Untuk tampil menjadi sampul depan Majalah Jakarta Jakarta ini Ida Royani tampil cantik dan anggun di bawah arahan fotografer senior Ray Bachtiar Dradjat yang dikenal sebagai penggagas fotografi Lubang Jarum.
MUTHIA DATAU
Runner Up None Jakarta 1976 yang dikenal sebagai penjaga gawang pesepakbola putri, Muthia Datau, melesat popularitasnya di era tahun 1980-an. Muthia menggantungkan sepatu bolanya dan konsentrasi ke pekerjaannya sebagai manajer operasional Nusa Bank.
Lahir 12 Agustus 1959 berdarah campuran Gorontalo-Lampung. Dia kemudian diperistri oleh bintang film ganteng Herman Felani setelah keduanya dipertemukan pada film yang sama yaitu film Malu-Malu Kucing. Setelah berkeluarga dan berumah tangga Muthia dikaruniai 3 orang anak laki-laki.
YUNI SHARA
Pelantun lagu-lagu lawas Yuni Shara menikah dengan Raymond Manthey pada 18 Oktober 1993. Pernikahannya dilakukan dengan adat pengantin Jawa, tetapi kurang dari satu tahun, ramai diberitakan rumah tangga mereka berantakan karena suaminya sering bertindak kasar (KDRT) senang berjudi dan tak mempunyai pekerjaan tetap.
RIA IRAWAN
Artis Ria Irawan dikabarkan sakit dan kini tinggal di rumah ibunya, Ade Irawan artis terkenal era tahun 70-an. Selain terserang gejala thypus berat badannya pun menyusut 5 kg. Sebulan pasc musibah yang menimpanya, Ria Irawan masih mengalami trauma dengan kematian Aldi sang kekasih, yang meninggal di rumah Ria akibat over dosis dalam mengkonsumsi obat-obatan.
RINTO HARAHAP
Musisi, personil grup kondang, penyanyi dan pencipta lagu Rinto Harahap lahir di Sibolga, Sumatera Utara pada 10 Maret 1949 sebagai anak ke-3 dari 6 bersaudara keluarga James Harahap. Namanya tersohor sebagai pecipta lagu-lagu Pop Indonesia berirama melankolis. Sebelumnya dikenal sebaga pentolan band The Mercy’s yang bubar pada tahun 1975.
Rinto kemudian mendirikan sebuah band yang diberi nama Lolypop Group dan terkenal pada era itu. Selanjutnya mendirikan sebuah perusahaan rekaman musik yang bernama Lolypop Records. Rinto banyak menciptakan lagu-lagu hits dan mencetak penyanyi-penyanyi cantik menjadi terkenal, diantaranya Iis Sugianto, Betharia Sonatha, Nia Daniaty dan sederet nama populer lainnya. Karena selalu menciptakan lagu-lagu melankolis dan romantis, di era tahun 1980-‘90an muncul ungkapan “Tampang Rambo, Hati Rinto” untuk menggambarkan melankolisnya seseorang yang berwajah seram.
HARRY ROESLI
Harry Roesli, musisi nyentrik asal Bandung terkenal dengan lagu-lagunya yang berisi kritik sosial juga pimpinan dari DKSB Band (Depot Kreasi Seni Bandung), tampil di sinetron yang tayang di salah satu televisi swasta yang berjudul None garapan sutradara terkenal Putu Wijaya. Dua kali tampil di sinetron tersebut berperan sebagai seorang perampok dan sangat menyenangi aktingnya.
Harry Roesli merupakan cucu dari sastrawan terkenal Indonesia yaitu Marah Roesli.
STING
Sting The Police ternyata pernah konser di Jakarta
Musisi dan penyanyi kelompok band The Police, Sting mengadakan konser musik di Jakarta. Sting yang bernama asli Gordon Matthew Summer sukses besar pada pertujukan konsernya. Sting mengajak ribuan penonton bergoyang menyanyikan lagu-lagu sejak era The Police hingga albumnya yang terakhir Ten Summoners Tales.
Sting hadir dengan melodi yang sangat menghanyutkan suasana, seperti lagu Fields of Gold. Musik Sting dianggap masterpiece, karena melodi dan liriknya sangat kuat. Sting menghadirkan lagu-lagu yang membius penonton Jakarta. Lagu-lagu If I Ever Lose, My Faith, Every Breath You Take. Penonton ikut menyanyikan lirik-lirik lagu yang dibawakan oleh Sting, seperti Sister Moon, Englishman in New York dan Roxanne tembang andalan Sting. All For Sting but Sting not for All.
MANCANAGARA
Dari khasanah mancanagara, ditampilkan sosok Ratu Noor isteri Raja Hussein dari Yordania. Yordania dikenal sebagai bagian dari perjalanan panjang sejarah dari Kemaharajaan Mesir Kuno, As-Syura, Babilonia, Yunani, Romawi, Bizantium dan Persia.
Ratu Noor lahir di Amerika Serikat dengan nama aseli Elizabeth Najeeb Hallaby, merupakan seorang arsitektur wanita lulusan Universitas Princeton, Amerika Serikat. Merupakan isteri ke-2 Raja Hussein setelah permaisuri nya meninggal dunia karena kecelakaan pesawat terbang. Ratu Noor menikah dengan Raja Hussein pada 15 Juni 1978 ketika mengadakan penelitian di Universitas Amman, Yordania dan Raja Hussein tertarik dengan kecantikan Ratu Noor.
Ratu Noor pernah menggelar pameran hasil karya-karyanya di Jepang, Jerman, Inggris dan Austria dengan tema Rute Para Raja, 9.000 Tahun Seni dan Budaya di Yordania.
BASIC INSTINCT
Akting Sharon Stone dalam film Basic Instinct (1992) yang mengorbitkannya sebagai bintang panas Hollywood
Film ini sukses besar di bioskop sekaligus mengorbitkan pemeran utamanya, Sharon Stone. Dikabarkan, untuk aktingnya bareng aktor Michael Douglas, dalam film Basic Instinct Sharon dibayar Rp 600 juta, lalu dalam film Sliver dibayar Rp 5 miliar dan dalam film Manhattan Ghost Story dibayar Rp 10 milyar.
Sharon Stone menjadi aktris Hollywood dengan bayaran termahal. Dalam film The Immortals yang mengisahkan hari-hari terakhir bintang sexy Marilyn Monroe, Sharon Stone dibayar dengan angka fantastis, untuk aktris masa itu, yaitu lebih dari Rp 15 milyar.
Sharon Stone sebelumnya dikenal sebagai Ratu Kecantikan Universitas Edinborg Pennsylvania Amerika Serikat. Dan memulai debutnya pada film Stardust Memories tahun 1980. *
* Kin Sanubary, kolektor, pendiri dan pengelola Rumah Media Lawas, penerima Penghargaan PWI Jawa Barat 2023 kategori pelestari media massa nasional, bermukim di Tanjungwangi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.





