KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS. ID – Ratusan umat muslim memadati Masjid Jami Al-Huda hingga meluber ke halaman masjid. Mereka sudah berdatangan sejak pukul 05.30 Wib pagi untuk menunaikan ibadah salat Iedul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah, Sabtu (22/04).
Bertindak sebagai imam pada salat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah di Masjid Jami Al-Huda Kampung Sekeawi Rt 02/09, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung yakni Ustad Rizal Abidin dan khotib Ustad Rusdiono.
Dalam khutbahnya Rusdiono memaparkan, “Datangnya Iedul Fitri membawa kita semua kembali pada kesucian,” imbuhnya.
Lalu bagaimanakah kita menyikapi hari-hari setelah kita kembali pada kesucian ini?
“Kita hendaknya meneruskan kebaikan yang sudah dicapai selama Ramadhan,” imbuhnya.
Dalam kaitan ini Syekh Muhamad Ibnu Umar Nawawi Al-Bantani mengingatkan, salah satu dari sekian banyak sunah Ramadan dalam kitabnya berjudul Nihayah al-Zain fi al-mutabtadi’in, yakni istiqamah dalam menjalankan amaliah Ramadan dan melanjutkan amaliah-amaliah tersebut di bulan-bulan berikutnya.
“Jika kita bisa melanjutkan amaliah-amaliah sunnah di bulan Ramadan seperti menahan lisan dan anggota badan lainnya dari perkara-perkara yang tak berguna apalagi perkara-perkara haram, memperbanyak sedekah, memperbanyak i’tikaf, mengkhatamkan Al-Quran setidakya sebulan sekali, dan sebagainya maka itu berarti kita melakukan upaya penigkatan kualitas rohani kita,” ungkap khatib.
Peningkatkan semacam itu sejalan dengan makna kata “Syawal” yang secara etimologis berasal dari kata “Syla” yang berarti “irtafa” yang dalam bahasa Indonesia berarti “meningkatkan”. (Id/bp)





