
Oleh Ridhazia
Beruntunglah bersahabat di media sosial. Meski tak pernah kenal sebelumnya, toh persahabatan tetap begitu kental. Selalu saja ada keinginan ditunggu kalau belum datang menyapa. Selalu ingin saling bicara. Tidak lupa saling mendoakan.
Hubungan jarak jauh itu tenyata mengharmoniskan. Lebih dari hubungan biasa di rumah, bertetangga dan jarak dekat dengan keluarga. Dengan kata lain, bisa menjadi segala-galanya. Dan, bukan alasan lagi untuk menjalin hubungan terindah.
Sebuah tulisan yang dirilis Journal of Communication memastikan meski dibatasi waktu dan tempat yang berbeda, kualitas hubungan berjarak jauh faktanya lebih berkualitas.
Dalam penelitian itu, hubungan jarak jauh terbukti menimbulkan perasaan kangen yang membuncah. Kehangatannya melimpah. Bahkan, saking berharap selalu saling menyapa menciptakan emosi yang “meledak” melampaui hubungan biasa.
Masihkah percaya?
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


