Kolom Sosial Politik

Tetaplah ALHAMDULILAH

42views

 

Oleh Ridhazia

Berterima kasih atas apa yang dijalani selama hidup, dan menerima dengan lapang ada apa pun telah dinikmati itulah yang bersyukur.

Bersyukur itu bagian dari emosi manusia paling positif. Dalam studi psikologi positif bersyukur sebagai keputusan tentang apa yang baik yang membuat hidup berharga untuk dijalani” (Peterson, 2006).

Bersyukur juga sebagai sebuah respons nikmat saat memberi atau menerima manfaat dari orang lain (Chowdhury, 2021) sekaligus menjadi pengalaman paling subjektif dari seorang individu tentang kecukupan hati, dan kepuasan yang telah sekaligus harapan dan optimisme yang akan dialami kemudian.

Itulah sebabnya, kesejatian bersyukur tidak hanya berfokus menerima apa adanya tapi juga memperbaiki hal-hal pernah salah dan memelihara rencana dengan tolok ukur “apabila kamu bersyukur maka pasti akan kutambah (nikmat-Ku)”. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response