
Oleh Emeraldy Chatra
Agar tidak menjadi penyesalan di kemudian hari, sebaiknya sebelum menjatuhkan pilihan kepada seorang capres Anda memikirkan hal berikut:
Pertama, apa saja sisi positif dan negatif dari capres. Jangan hanya melihat sisi positif saja supaya ada keseimbangan dalam cara berpikir Anda.
Kedua, ketahui dari mana capres memperoleh dana untuk bertarung dalam pilpres. Dana yang dibutuhkan untuk memenangkan pilpres sangatlah besar. Siapa yang mensprosori?
Ingatlah, ketika seseorang telah jadi presiden ia akan lebih memperhatikan sponsornya daripada Anda yang hanya menyumbang satu suara. Ia akan lebih mempertimbangkan kepentingan sponsornya daripada kepentingan Anda, karena untuk mendapatkan sponsor ia mesti membuat komitmen-komitmen dengan sponsor tersebut.
Tidak ada makan siang yang gratis.
Tentu akan berdampak sangat buruk kepada rakyat kalau komitmen dengan sponsor membolehkan penjarahan kekayaan alam dan menguasai sebagian wilayah secara mutlak. Lebih berbahaya lagi kalau komitmennya adalah menjalankan program-program yang mengakibatkan rakyat jadi terjajah secara ekonomi, politik dan kebudayaan.
Ketiga, jangan pernah percaya pada omongan orang bahwa seorang capres didanai oleh iuran masyarakat. Itu sangat tidak masuk akal. Sumbangan masyarakat mungkin ada, tapi dalam persentase yang kecil saja. *
* Dr Emeraldy Chatra, M.Ikom, pemerhati komunikasi, budaya dan media, dosen senior dan Ketua Program Studi S2 Komunikasi Universitas Andalas (Unand), bermukim di Kota Padang, Sumatera Barat.


