Kolom Sosial Politik

Debat Pilpres: LIHAT TUBUHNYA!

114views

 

Oleh Ridhazia

Debat capres/cawapres menjadi agenda yang ditunggu. Publik bukan hanya bakal mendengar dan mencatat kedalaman pemikiran dan keluasan pengalaman dari tangan pertama calon kepala pemerintahan/negara.

Politisi itu intelektual

Juga agenda debat menjadi penting karena calon presiden sebagai elit penguasa sebagaimana argumen Michel Foucault (1926-1984) adalah kelompok intelektual. Sebab pengetahuan (knowledge) sebagai politisi akan selalu melekat dengan kekuasaan (power).

Sejarawan ide dan teori sosial asal Perancis ini juga berpendapat bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang dapat diukur. Kekuasaan merupakan satu dimensi dari relasi yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari melalui wacana (diskursus).

Ikuti Bahasa Tubuh

Meski tanpa berbicara sama sekali, tanpa tuturan kata-kata dalam debat antar para politisi nanti juga bisa diikuti melalui bahasa tubuh. Dalam hal ini tubuh bukan sekedar penampakan fisik, justru tubuh senyatanya bahasa mencerminkan pesan pikiran dan perasaan seseorang yang paling dalam dan paling jujur.

Hanya dengan isyarat jempol atau hanya diam terpaku saja, publik bisa melihat dari isyarat kontak mata dan ekspresi wajahnya bagaimana proses pertukaran pikiran atau gagasan sedang berlangsung. Malah melalui bahasa tubuh juga dapat menjadi penjelas ujaran atau juga mengganti ujaran.

Riset Albert Mehrabian dari University of California, Los Angeles menjelaskan bahwa dalam komunikasi antar manusia dalam sejumlah kebudayaan di dunia kalau besarnya pengaruh dari bahasa tubuh (55 %) melebihi intonasi suara (38%) dan kata-kata (7%).

Makna statistik itu menurut sang peneliti yang memelopori pemahaman komunikasi sejak tahun 1960an tersebut adalah ketika terjadi ketidaksinkronan dalam berkomunikasi maka yang layak dipercaya adalah faktor yang mempunyai persentase lebih besar : bahasa tubuh! *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response