
Oleh Ridhazia
Setengah dari masalah hidup ini dapat ditelusuri melalui kebiasaan menggunakan kata-kata.
Saking kuat pengaruh kata-kata sejumlah orang bijak berkeyakinan kalau kata-kata memiliki kekuatan untuk menyembuhkan. Pun sebaliknya memiliki kekuatan untuk membunuh.
Itu barangkali mengapa filsuf sekelas Voltaire (1694-1778) dengan bijak mengatakan “Semua yang kamu katakan harus benar, tetapi tidak semua yang benar harus dikatakan.”
Bagi seorang muslim, penyataan Ali bin Abi Thalib (599-611) bisa menjadi panduan bagaimana kesejatian menggunakan kata-kata. Kata-kata representasi diri.
Begini ujar sahabat sekaligus menantu Rasulullah itu:
“Kamu adalah tuan atas apa yang kamu katakan sampai kamu mengucapkannya. Setelah itu kamu adalah tawanan dari apa yang kamu katakan ” (Ali bin Thalib). *
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


