
Oleh Ridhazia
“Hanya ke Bandunglah aku kembali kepada cintaku yang sesungguhnya”
Itu kata hati Bung Karno ikhwal Bandung. Bagi Sang Proklamator Bandung adalah masa lalu. Sebuah sentimentalitas tentang kepulangan waktu yang telah lewat.
ITB dan Penjara
Bukan hanya pernah berkuliah di Technische Hoogeschool atau Sekolah Teknik Tinggi yang kini jadi ITB dan menjadi insinyur pribumi pertama pada 1926
Ia juga tak bisa melupakan Bandung ketika diadili di Landraad.– kini gedung Indonesia Menggugat — sebagai aktivis politik.Selain pernah pula sel di ruang pengap di penjara Banceuy dan penjara Sukamiskin Bandung.
Cinta Inggit
Bandung bagi Soekarno adalah ihwal jatuh cinta pada janda Inggit Garnasih. Saat itu, Soekarno muda saat berkuliah. Sebagai anak kos di rumah ini di Jalan Ciateul No. 8, Bandung ia sering melakukan pertemuan dan diskusi politik hingga membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 4 Juli 1927. *
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, Kota Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


