Kolom Sosial Politik

Tafsir Presiden MIMPI

120views

 

Oleh Ridhazia

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bermimpi naik kereta api bersama Ketua Umum PDIP Megawati dan Presiden Jokowi. Ketiga berangkat dalam satu gerbong.

Mimpi itu ditafsirkan untuk menguatkan pertemuan Puan Maharani dengan Agus Harimurti Yudhoyono. Kedua anak presiden sekaligus pimpinan partai itu berjabat tangan saat melakukan pertemuan di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Ahad, 18 Juni 2023.

Pertemuan tersebut yang membahas komunikasi politik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat juga ditafsirkan sebagai kerinduan untuk melakukan komunikasi politik. Kedua mantan Presiden itu menjadi isyarat keinginan rekonsiliasi Megawati dengan SBY yang ditengahi Presiden Jokowi.

Pertanda baik

Penafsir mimpi mengisyaratkan mimpi naik kereta api selalu menjadi pertanda baik. Antara lain akan dimudahkan dalam melakukan berbagai aktivitas. Bahkan sebagai pertanda semakin dekat ke tujuan tersebut. Tapi jika mimpi naik kereta bersama sama, apalagi dengan banyak orang menandakan bahwa ditafsirkan ingin menjaga jarak dengan orang lain.

Tafsir saintis..

Menurut Sigmund Freud mimpi itu motivasi yang terendap di alam bawah sadar. Menyukai sesuatu, namun tidak tahu mengapa menyukai hal itu. Saat bermimpi, area tidak sadar akan membocorkan informasi-informasi penting. Tak kecuali motivasi pemimpi.

Sedangkan J. Allan Hobson dan Robert McClarley pada tahun 1977. Melalui Teori Teori Sintesis-Aktivasi menyebutkan mimpi itu sebagai aktivitas otak dmemiliki kesamaan dengan aktivitas otak saat sedang dalam keadaan tersadar. Sirkuit otak tetap memiliki aktivitas yang normal seperti saat kita terbangun. Oleh sebab itu mempunyai respons emosi yang nyata saat bermimpi.

Mimpi bukan Klenik

Menafsir mimpi bukanlah klenik atau tabu. Dalam Wikipedia dijelaskan menafsir mimpi juga pernah dilakukan oleh seluruh anak Adam, tak terkecuali Nabi Yusuf As yang terkenal sebagai penakwil mimpi.

Menurut ajaran Islam, mimpi digunakan untuk mengukur kadar kejujuran seseorang. Semakin jujur seseorang ketika terjaga, semakin benar pula mimpi dalam tidurnya. *

  • Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati,  kolumnis, pemerhati komunikasi sosial-politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response